modul 4 dan modul 5

MODUL 4
MEDIUM SLIDE

Kegiatan Belajar 1
Karakteristik Medium Slide

Program slide merupakan medium yang memiliki beberapa kesamaan dengan medium transparansi. Untuk menggunakan program slide diperlukan adanya sebuah proyektor yang berfungsi memproyeksikan gambar ke layar. Medium slide mampu memproyeksikan program lebih besar ke dalam layar. Oleh karena itu medium ini sangat tepat jika digunakan untuk keperluan penyajian informasi atau presentasi pada pemirsa dalam kelompok yang tidak terlalu besar. Namun demikian medium ini dapat juga digunakan untuk keperluan belajar secara individual. Untuk menggunakan medium slide ini tidak diperlukan ruangan yang gelap total.

Penggunaan medium slide dalam mengkomunikasikan pengetahuan dapat memberikan keuntungan bagi pemakainya, yaitu:

1. dapat menayangkan informasi secara lebih realistik. Gambar yang ditampilkan akan terlihat mendekati objek yang sebenarnya;
2. dapat mengkomunikasikan informasi secara sistematik dan fleksibel;
3. mudah digunakan dan disimpan untuk berbagai keperluan presentasi;
4. dapat digunakan untuk keperluan belajar baik secara individual maupun kelompok.

Selain memiliki kelebihan, medium slide ini juga memiliki keterbasan, yaitu:

1. medium slide akan merepotkan pemakainya jika tidak dipersiapkan sebelumnya;
2. medium slide memerlukan tempat dan perawatan khusus agar tidak mudah rusak.

Kegiatan Belajar 2
Perencanaan dan Produksi Medium Slide

Program slide yang efektif mampu mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa. Untuk memproduksi sebuah program slide yang efektif diperlukan adanya proses perencanaan yang meliputi beberapa tahap seperti:

* tujuan yang akan dicapai,
* karakteristik pemirsa,
* isi pesan dan informasi,
* unsur gambar (visual) yang akan ditayangkan,
* unsur suara (audio) yang akan menyertai.

Untuk memproduksi sebuah program slide diperlukan adanya beberapa tahap produksi, yaitu:

* pemotretan (perekaman gambar),
* memproses film,
* membingkai film slide,
* menyunting atau memilih film slide yang akan ditayangkan,
* merekam suara ke dalam kaset audio
* uji coba program terhadap calon pemirsa.

MODUL 5
MEDIUM VIDEO

Kegiatan Belajar 1
Peran Medium Video Dalam Mengkomunikasikan Informasi

Medium video merupakan medium audio visual yang dapat mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa. Medium ini memiliki kesamaan dengan medium film yaitu mampu menayangkan informasi dan pengetahuan lewat perpaduan antara unsur gambar (visual) dan unsur suara (audio). Kemampuan ini memungkinkan medium video dapat menayangkan objek dan peristiwa menyerupai keadaan yang sesungguhnya.

Dalam mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa medium video memiliki beberapa kelebihan yaitu:

* dapat menambah wawasan pengetahuan,
* menyediakan informasi yang berguna,
* merangsang timbulnya minat tertentu,
* membantu pemirsa memberikan respon tertentu sesuai dengan yang diinginkan,
* mengatasi hambatan fisik dalam memperoleh pengetahuan dan informasi,
* mendorong upaya pemecahan masalah,
* membantu memperbaiki kesalahan dalam proses belajar.

Selain memiliki kelebihan, medium video juga memiliki beberapa keterbatasan dalam mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa. Keterbatasan tersebut yaitu:

* penyajian informasi berlangsung dengan kecepatan dan tetap,
* dapat menimbulkan kesalahan dalam melakukan interpretasi,
* memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk memproduksi sebuah program.

Medium video dapat dipergunakan untuk mengkomunikasikan informasi kepada pemirsa baik dalam kelompok maupun individu. Apabila diproduksi dengan standar tertentu medium ini dapat ditayangkan secara luas menjadi sebuah program televisi yang disiarkan (broadcasted television).

Kegiatan Belajar 2
Pemilihan dan Produksi Program Video

Medium video telah lama digunakan sebagai sarana alternatif untuk memperoleh informasi dan pengetahuan bagi pengguna jasa perpustakaan. Perpustakaan dapat melakukan pengumpulan (koleksi) program video melalui dua cara yaitu: membeli dari perusahaan video komersial dan memproduksi sendiri sesuai dengan keperluan. Dalam membeli program video, perpustakaan perlu mempertimbangkan beberapa faktor yaitu:

* misi dan tujuan perpustakaan,
* karakteristik pengguna jasa perpustakaan,
* pendekatan pembelajaran yang digunakan,
* hambatan yang akan dihadapi dalam menggunakan program video.

Dalam memproduksi sebuah program video diperlukan beberapa tahap yaitu:

* perumusan gagasan,
* penulisan naskah dan storyboard,
* perekaman gambar ke dalam pita video (videotape),
* perekaman suara yang terdiri atas narasi, musik dan efek suara,
* penyuntingan gambar dan suara (editing),
* penggandaan program (duplicating).

Kemampuan perpustakaan dalam memproduksi program video bergantung kepada beberapa faktor yaitu:

* sumber daya manusia yang mampu memproduksi program video;
* memiliki peralatan produksi video yang memadai seperti kamera, VCR, lampu shoting, mikrofon untuk merekam suara, dan kaset video;
* memiliki naskah program video yang akan diproduksi;
* untuk mengkoleksi program video diperlukan biaya yang tidak sedikit. Harga program video relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan medium lainnya.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s