First Cinta si Harun

SESAAT SETELAH TANGISMU KAU SEMATKAN DIDADAKU
KUBUSUNGKAN KEANGKUHANKU BERSAMA KEMESRAAN MALAM
SULITNYA MENEMUKANMU DIBAWAH BAYANG-BAYANG TAK TANTU
RABALAH AKu, TAMPARLAH AKu
TUSUKLAH AKu AGAR TAK ADA LAGI HINA DIHATIKU
SEMALAM TELAH BERLALU
SAAT ITU AKu SENDIRI LUSUH DAN HAMPA
KINI AKu MENJADI SEORANG KOMANDAN KESEPIAN
MEMPUNYAI PEDANG PANJANG
UNTUK MEMIMPIN PASUKAN PENGHANCUR KERAMAIAN
AKu MALU DAN TERJEBAK RINDU TERCABIK-CABIK MENAHAN RASA ITU
[ Harun tlah menulis ]
Sulit mencari celah untuk menyebrang,tebingnya terlalu curam bagiku
Kupilih batu demi batu yang kasar,agar tak terjatuh dan dibawa air menjauh
Kubasuh kaki dan tanganku dengan khusu
Kutundukan kepalaku pada aturan aliran ketulusan
Mengerahkan semua kekuatan untuk melewati klimaks sore ini
Cita-cita yang belum matang tenggelam dan mati,dilindas panca roba yang belum dikenali
Mata terhibur memndang permukaan laut yang lincah goyangannya
Tak menyadari bagaimana kenyataan didalamnya,gelap dan tak berudara
Batu karang tegar menantang ombak menghadang
Umurnya tak terbilang,sehingga ia bijak menghadapi gelombang pasang
Keras dan teguh menegakan aturan
Kesabarannya menyelami sampai kedasar samudera
Di ufuk sana terlihat mentari menyinari
Warnanya menghiasi disekitar jatuhnya cahaya,pesona yang begitu indah
Tapi ketahuilah,maka sesungguhnya ilmu itu menghiasi pemiliknya
Melebihi keindahan manapun yang kau jumpai
Seperti ketika sinar menyinari pohon-pohon di pegunungan
Menumbuhkan kembang-kembang baru yang semerbak harumnya
Menyelimuti kulitnya dengan ketebalan kabut
TONGKANG-TONGKANG BERDERET DIPESISIR PELABUHAN
MENUNGGU UNTUK DIKAYUH MENYUSURI PANTAI-PANTAI MISTERI
MASIH ASING DARI PIJAKAN-PIJAKAN TAK SUCI
DESIR ANGIN MENGGOYANGKAN DAHAN-DAHAN PERLAHAN-LAHAN
IRAMA KEHENINGAN BARU AKAN DIMAINKAN
Degup jantung seolah akan lepas dari kendalinya
Tak kuasa menahan Kepedulian hadir kembali dalam kehidupan
Dan tak mengacuhkan batas waqtu yang di isyaratkan
Akan kupenuhi bait demi bait agar mengingatmu
Baris demi baris hanya untuk memujamu
PENUH ARTI BAGIKU JIKA SEMPURNA KU MEMUJIMU
[ 050208 /060208/070208 JOELS 29 MUHARROM 1429 H.]


SESAAT SETELAH TANGISMU KAU SEMATKAN DIDADAKUKUBUSUNGKAN KEANGKUHANKU BERSAMA KEMESRAAN MALAMSULITNYA MENEMUKANMU DIBAWAH BAYANG-BAYANG TAK TANTURABALAH AKu, TAMPARLAH AKuTUSUKLAH AKu AGAR TAK ADA LAGI HINA DIHATIKUSEMALAM TELAH BERLALUSAAT ITU AKu SENDIRI LUSUH DAN HAMPAKINI AKu MENJADI SEORANG KOMANDAN KESEPIANMEMPUNYAI PEDANG PANJANGUNTUK MEMIMPIN PASUKAN PENGHANCUR KERAMAIANAKu MALU DAN TERJEBAK RINDU TERCABIK-CABIK MENAHAN RASA ITU[ Harun tlah menulis ] Sulit mencari celah untuk menyebrang,tebingnya terlalu curam bagikuKupilih batu demi batu yang kasar,agar tak terjatuh dan dibawa air menjauhKubasuh kaki dan tanganku dengan khusuKutundukan kepalaku pada aturan aliran ketulusanMengerahkan semua kekuatan untuk melewati klimaks sore iniCita-cita yang belum matang tenggelam dan mati,dilindas panca roba yang belum dikenali
Mata terhibur memndang permukaan laut yang lincah goyangannyaTak menyadari bagaimana kenyataan didalamnya,gelap dan tak berudaraBatu karang tegar menantang ombak menghadangUmurnya tak terbilang,sehingga ia bijak menghadapi gelombang pasangKeras dan teguh menegakan aturan
Kesabarannya menyelami sampai kedasar samuderaDi ufuk sana terlihat mentari menyinariWarnanya menghiasi disekitar jatuhnya cahaya,pesona yang begitu indahTapi ketahuilah,maka sesungguhnya ilmu itu menghiasi pemiliknyaMelebihi keindahan manapun yang kau jumpaiSeperti ketika sinar menyinari pohon-pohon di pegununganMenumbuhkan kembang-kembang baru yang semerbak harumnyaMenyelimuti kulitnya dengan ketebalan kabut
TONGKANG-TONGKANG BERDERET DIPESISIR PELABUHANMENUNGGU UNTUK DIKAYUH MENYUSURI PANTAI-PANTAI MISTERIMASIH ASING DARI PIJAKAN-PIJAKAN TAK SUCIDESIR ANGIN MENGGOYANGKAN DAHAN-DAHAN PERLAHAN-LAHANIRAMA KEHENINGAN BARU AKAN DIMAINKAN
Degup jantung seolah akan lepas dari kendalinyaTak kuasa menahan Kepedulian hadir kembali dalam kehidupanDan tak mengacuhkan batas waqtu yang di isyaratkanAkan kupenuhi bait demi bait agar mengingatmuBaris demi baris hanya untuk memujamuPENUH ARTI BAGIKU JIKA SEMPURNA KU MEMUJIMU[ 050208 /060208/070208 JOELS 29 MUHARROM 1429 H.]

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s